banner 728x250

Tetap Jaga Standar Kebersihan, Dapur SPPG Desa Puao Terapkan Pengawasan Ketat Selama Libur

banner 120x600
banner 468x60

ANGATA, 20 Juni 2026 – Sehubungan dengan datangnya masa libur sekolah, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Puao, Kecamatan Angata, mengumumkan penyesuaian operasional terkait penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kebijakan ini merujuk pada Surat Edaran Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nomor 12 Tahun 2026 yang diterbitkan pada 17 Juni 2026. Dalam edaran tersebut, ditetapkan bahwa seluruh layanan MBG tidak beroperasi selama masa libur sekolah, hari libur nasional, maupun libur khusus daerah yang mengakibatkan kegiatan belajar mengajar (KBM) tidak berlangsung.

banner 325x300

Penyesuaian Layanan untuk Seluruh Penerima Manfaat

Ketua Satgas MBG Provinsi Sulawesi tenggara menekankan bahwa penghentian layanan ini mencakup seluruh kelompok penerima manfaat, baik peserta didik maupun kelompok non-peserta didik (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita). Selama periode libur, tidak ada pelayanan penyediaan makanan di fasilitas SPPG.

“Sesuai arahan pusat, selama kegiatan belajar mengajar tidak berlangsung, maka pelayanan Makan Bergizi Gratis dihentikan sementara. Hal ini berlaku menyeluruh bagi semua kelompok penerima manfaat tanpa terkecuali,” ujar perwakilan Satgas MBG Provinsi Sulawesi.

Pengelolaan Fasilitas Selama Masa Libur

Meski layanan makan dihentikan, SPPG Desa Puao tetap menerapkan protokol ketat untuk menjaga integritas fasilitas dan aset negara, di antaranya:

Pengamanan: Petugas keamanan diwajibkan tetap berjaga selama 24 jam secara bergiliran.

Pengawasan Aset: Kepala SPPG, Pengawas Gizi, dan Pengawas Keuangan tetap masuk kerja untuk memastikan fasilitas dalam kondisi tertib, bersih, dan aman.

Larangan Penggunaan: Fasilitas SPPG dilarang digunakan untuk kegiatan apa pun di luar fungsi program selama periode libur. Pelanggaran terhadap ketentuan ini dapat berujung pada sanksi administratif hingga penghentian operasional.

Efisiensi Biaya: Selama masa libur, insentif fasilitas tidak diberikan. Pembiayaan hanya dialokasikan untuk kebutuhan mendasar seperti listrik, air, internet, dan insentif petugas keamanan melalui mekanisme at cost (berdasarkan kebutuhan riil).

Kesiapan Operasional Pasca Libur

Rifaldi, Kepala SPPG Desa Puao, memastikan bahwa bagi masa libur yang berlangsung lebih dari tiga hari, seluruh tim—meliputi Kepala SPPG, pengawas, hingga relawan—wajib kembali masuk kerja sehari sebelum layanan aktif kembali. Langkah ini krusial untuk memastikan kesiapan bahan baku dan sanitasi area dapur sebelum melayani masyarakat kembali.

“Bagi relawan yang bertugas menyiapkan operasional kembali, kami memastikan mereka tetap memperoleh haknya sesuai aktivitas yang dilakukan dengan mekanisme at cost. Kami berkomitmen agar saat libur usai, Dapur SPPG langsung siap melayani kebutuhan nutrisi masyarakat dengan standar yang terjaga,” tegas Rifaldi.

Pihak SPPG Desa Puao mengimbau masyarakat untuk dapat memahami penyesuaian ini dan terus mendukung kelancaran program MBG demi terciptanya generasi yang lebih sehat.

Tentang SPPG Desa Puao:

SPPG Desa Puao merupakan unit pelaksana Program Makan Bergizi Gratis di Kecamatan Angata, yang berada di bawah pengawasan Badan Gizi Nasional, dengan fokus pada pemenuhan gizi masyarakat melalui penyediaan makanan bergizi yang higienis dan terstandarisasi.

Laporan:tim

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *