KONAWE SELATAN – Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Hal ini diwujudkan melalui pelaksanaan Kampanye Pembudayaan Hidup Sehat yang dipusatkan di Kecamatan Ranomeeto Barat, Sabtu (13/6/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mensosialisasikan program GASS (Gerak Aksi Sehat Setara), sebuah inisiatif lokal yang dirancang untuk memperkuat implementasi GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) secara luas di tengah masyarakat.
Mengubah Perilaku demi Masa Depan
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe Selatan, Nurlita Jaya AS, S.Sos., M.Kes, menekankan bahwa kampanye ini bukan sekadar seremoni belaka, melainkan upaya strategis dalam membangun kesadaran kolektif untuk mencegah penyakit melalui perubahan perilaku.
“Kampanye pembudayaan hidup sehat adalah gerakan bersama untuk membangun kebiasaan yang berkelanjutan. Keberhasilan pembangunan kesehatan kita tidak hanya bergantung pada fasilitas medis, tetapi sangat ditentukan oleh keterlibatan aktif masyarakat dalam menerapkan pola hidup sehat setiap hari,” ujar Nurlita.
Pilar Utama Program GASS GERMAS
Melalui program GASS GERMAS, Dinas Kesehatan Konawe Selatan mendorong masyarakat untuk mengadopsi enam langkah praktis sebagai investasi kesehatan, yakni:
_Aktivitas Fisik: Minimal 30 menit setiap hari.
_Nutrisi Seimbang: Rutin mengonsumsi buah dan sayur.
_Lingkungan Sehat: Menjaga kebersihan dan menggunakan jamban sehat.
_Deteksi Dini: Melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
_Gaya Hidup: Tidak merokok.
Nurlita menjelaskan bahwa konsistensi dalam menerapkan pola hidup sehat adalah kunci utama dalam menekan angka prevalensi penyakit tidak menular, seperti hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung yang kini menjadi perhatian serius pemerintah.
“Sinergi Lintas Sektor,Kegiatan yang berlangsung meriah ini mendapat respons positif dan antusiasme tinggi dari warga Kecamatan Ranomeeto Barat. Dinas Kesehatan menekankan bahwa pencegahan penyakit memerlukan sinergi yang kuat antara pemerintah, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, hingga unit terkecil yaitu keluarga.
“Melalui GASS GERMAS, kami ingin edukasi kesehatan menjadi sesuatu yang mudah dipahami dan diterapkan. Mengajak masyarakat untuk lebih aktif bergerak dan rutin memeriksakan kesehatan adalah investasi terbaik bagi masa depan daerah kita,” tutup Nurlita.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) tidak lagi dianggap sebagai beban, melainkan kebutuhan sehari-hari bagi seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Konawe Selatan.
Editor:Lim


















