Kendari, 14 Juni 2026 – Hasil investigasi lapangan menemukan sejumlah persoalan yang memprihatinkan terkait kondisi sarana dan prasarana di SMAN 6 Kendari. Temuan tersebut memunculkan pertanyaan publik mengenai pengelolaan anggaran sekolah, khususnya penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Berdasarkan dokumentasi yang diperoleh, ditemukan berbagai fasilitas sekolah yang mengalami kerusakan dan kurang terawat, di antaranya kondisi toilet yang tidak layak, penumpukan sampah di area sekolah, saluran drainase yang rusak dan tersumbat, jalan lingkungan sekolah yang retak, serta dinding bangunan yang catnya mengelupas.
Kondisi tersebut dinilai tidak mencerminkan lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan nyaman bagi peserta didik maupun tenaga pendidik.
Atas dasar temuan tersebut, publik mempertanyakan sejauh mana perhatian dan tanggung jawab kepala sekolah dalam melakukan pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah.
Selain itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara diminta untuk segera turun langsung ke lapangan guna melakukan pemeriksaan dan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi SMAN 6 Kendari.
Tidak hanya itu, pihak terkait juga didesak untuk melakukan audit penggunaan Dana BOS guna memastikan pengelolaan anggaran telah dilaksanakan sesuai dengan peraturan dan peruntukannya, terutama pada aspek pemeliharaan serta peningkatan sarana dan prasarana sekolah.
Temuan di lapangan ini bukan merupakan tuduhan adanya penyalahgunaan anggaran, melainkan bentuk kontrol sosial dan dorongan agar tercipta transparansi, akuntabilitas, serta tata kelola pendidikan yang baik.
Publik berharap kepala sekolah dapat memberikan penjelasan terbuka mengenai pengelolaan anggaran dan langkah-langkah yang telah dilakukan dalam menjaga dan merawat fasilitas sekolah.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara melalui Dinas Pendidikan diharapkan segera mengambil tindakan nyata agar kondisi tersebut tidak terus berlarut-larut dan berdampak pada kualitas proses belajar mengajar.
Poin Temuan Investigasi Lapangan:
Toilet sekolah dalam kondisi kurang layak dan minim perawatan.
Penumpukan sampah di lingkungan sekolah.
Drainase mengalami kerusakan dan penyumbatan.
Jalan lingkungan sekolah mengalami keretakan.
Dinding bangunan mengalami pengelupasan.
Perlunya evaluasi dan audit terhadap pengelolaan Dana BOS.
Catatan: Permintaan audit merupakan upaya untuk memastikan penggunaan Dana BOS telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Setiap dugaan harus dibuktikan melalui pemeriksaan oleh instansi yang berwenang dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.


















