KONAWE SELATAN – Menjelang dimulainya kembali Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin mendatang, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berlokasi di Desa Puao, Kecamatan Angata, Konawe Selatan, melakukan persiapan menyeluruh. Setelah sempat berhenti beroperasi selama tiga pekan karena masa libur sekolah, seluruh area dan peralatan operasional dipastikan kembali steril dan siap melayani penerima manfaat.
Gotong Royong Pastikan Higienitas
Kegiatan pembersihan yang berlangsung pada Sabtu (11/7/2026) dilakukan secara gotong royong oleh seluruh divisi yang terlibat. Fokus utama kegiatan ini adalah memastikan kebersihan area dapur dan seluruh peralatan masak yang sempat tidak digunakan.
Asisten Lapangan SPPG Kecamatan Angata Desa Puao, yang akrab disapa Bulan, menekankan bahwa kebersihan adalah aspek krusial dalam menjaga mutu pelayanan MBG.
“Menjelang distribusi hari Senin besok, kami melakukan bersih-bersih semua peralatan dapur, mulai dari ompreng, kompor, dan seluruh peralatan masak lainnya,”.
Ia menambahkan bahwa selain area dapur, pembersihan juga menyasar lantai, meja kerja, hingga rak penyimpanan untuk memastikan lingkungan kerja dalam keadaan higienis saat aktivitas memasak kembali dimulai. Sementara itu, fasilitas pendukung seperti mobil operasional dan kipas angin telah mendapatkan perawatan rutin harian dari petugas keamanan selama masa libur.
Komitmen Layanan untuk 844 Penerima Manfaat
Persiapan komprehensif ini melibatkan seluruh lini operasional, mulai dari divisi persiapan, pengolahan, pemorsian, hingga divisi distribusi dan keamanan. Langkah ini merupakan bentuk komitmen SPPG Desa Puao dalam menjaga standar keamanan pangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pada Senin mendatang, SPPG Desa Puao akan kembali melayani total 844 penerima manfaat, yang terdiri dari:Siswa sekolah.
Kelompok 3B (Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita).
Dengan kesiapan yang matang, pihak SPPG Desa Puao optimistis bahwa proses produksi dan distribusi makanan bergizi akan berjalan lancar, tepat waktu, serta tetap memenuhi standar gizi tinggi bagi seluruh penerima manfaat di wilayah Kecamatan Angata.
Editor: Nursalim


















